Penyebab Pori-Pori Wajah Terlihat Besar dan Jelas - Aesthica

Timeless Beauty

05 April 2026

Pori-Pori Wajah Terlihat Besar dan Jelas? Ini Penyebabnya!

pori-pori wajah

Setiap kulit pasti memiliki pori-pori, namun ada kalanya pori-pori berukuran lebih besar daripada normalnya. Pori-pori yang membesar menjadi salah satu masalah estetika umum yang dialami laki-laki dan wanita di berbagai kalangan usia. Tidak hanya membuat tekstur kulit menjadi kurang halus, pori-pori besar juga bisa menjadi pemicu masalah kulit yang lebih kompleks, termasuk komedo dan jerawat.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak artikel berikut untuk menemukan jawaban lengkap tentang apa itu pori-pori, penyebab, dan cara mengatasi pori-pori yang membesar!

Apa Itu Pori-Pori?

Pori-pori adalah lubang kecil seperti titik-titik cekung yang berada di atas permukaan kulit, sebagai tempat keluarnya minyak dan keringat secara alami, juga sebagai tempat tumbuhnya rambut. Pori-pori berfungsi untuk mengeluarkan keringat sebum, mengatur suhu tubuh (termoregulasi), dan melumasi kulit yang kering.

Setiap orang memiliki ukuran pori yang berbeda. Untuk pori-pori berukuran besar sendiri biasanya terjadi ketika kondisi pori terlalu terbuka dari biasanya. Umumnya pori-pori muncul di jenis kulit yang berminyak karena produksi sebum yang berlebihan, yang menyumbat dan kemudian membesar.

Di area wajah, pori-pori biasanya paling terlihat jelas dan besar di area T-zone, yaitu dahi, hidung, dan dagu, namun juga sering muncul di area pipi atas. Hal ini dikarenakan area wajah tersebut memproduksi minyak lebih banyak daripada area lainnya.

Pori-Pori Sehat Seperti Apa?

Kulit yang sehat biasanya memiliki jumlah sebum yang seimbang dan tidak terlalu banyak, sedangkan pori-pori berukuran besar mengeluarkan sebum berlebih. Pada kulit yang sehat, produksi keringat dan sebumnya balance, menjaga pori-pori tetap bersih dan tidak menyumbat jaringan pori yang bisa menyebabkan jerawat atau penumpukan komedo. Jadi, untuk ukuran pori-pori yang bisa dibilang sehat adalah yang berukuran kecil dan tidak terlihat sangat jelas.

Penyebab Pori-Pori Besar

Ukuran pori-pori pada kulit manusia berbeda-beda, ada yang memiliki pori-pori kecil dan ada yang pori-porinya besar dan terlihat sangat jelas, keduanya bergantung pada berbagai faktor. Berikut ini beberapa penyebab pori-pori besar:

1. Genetik

Genetik menjadi salah satu faktor paling dominan yang menentukan ukuran pori-pori seseorang. Apabila orang tua Anda memiliki pori-pori yang besar maka besar kemungkinan Anda juga akan memilikinya. Hal ini dikarenakan struktur kulit yang diwariskan, termasuk produksi minyak dan ukuran pori.

2. Perubahan Hormon

Fluktuasi hormon terutama ketika masa pubertas, menstruasi, dan masa kehamilan bisa meningkatkan produksi minyak alami tubuh. Akibatnya, membuat tampilan pori pori membesar karena sumbatan minyak.

3. Penuaan

Tidak hanya membuat kulit kehilangan elastisitas dan menjadi keriput, penuaan juga bisa membuat pori-pori lebih besar. Hal ini terjadi karena produksi kolagen yang semakin menurun seiring berjalannya waktu, regenerasi kulit juga kian melambat, sehingga sel-sel kulit mati menumpuk dan menyumbat pori-pori, membuatnya terlihat lebih besar.

4. Produksi Sebum Berlebih

Sebum adalah minyak alami yang diproduksi kelenjar sebaceous (sebasea). Kulit yang memiliki produksi minyak berlebih seringkali memiliki pori-pori yang berukuran besar. Sebum yang menumpuk dan bercampur dengan kotoran serta sel kulit mati bisa menyebabkan pori-pori tersumbat dan meregang sehingga tampak lebih besar. Untuk mengurangi produksi sebum yang berlebih, Anda perlu memastikan kulit terhidrasi dan menggunakan produk skincare yang bisa mengontrol produksi sebum.

5. Paparan Sinar Matahari

Terpapar sinar matahari secara terus menerus dan langsung tidak hanya menciptakan bintik-bintik hitam tanda penuaan, tapi juga merusak kolagen, membuat pori-pori tampak besar dan terlihat. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu melindungi kulit dengan menggunakan tabir surya minimal ber-SPF 30 setiap akan keluar ruangan.

6. Gaya Hidup dan Kebiasaan Buruk

Meski sudah melakukan perawatan dan menggunakan skincare routine, tetapi jika Anda masih memiliki kebiasaan buruk, tetap bisa memicu masalah kulit termasuk pori-pori besar. Beberapa kebiasaan buruk yang mungkin sering dilakukan adalah:

  • Tidak membersihkan makeup dengan double cleansing, membuat kotoran dari sisa makeup menyumbat pori-pori.
  • Jam tidur yang kurang bisa membuat proses regenerasi kulit melambat, alhasil wajah terlihat kusam dan pori-porinya tampak besar.
  • Dehidrasi, kulit yang kekurangan air akan terasa kering dan tidak elastis, memicu produksi minyak berlebih karena tubuh mendeteksi bahwa kulit kekurangan kelenjar minyak.
  • Konsumsi makanan tinggi gula berlebih

Dampak Pori Besar di Wajah

Pori-pori wajah yang dibiarkan membesar tanpa perawatan bisa memunculkan dampak bagi kulit, seperti:

1. Mudah Berjerawat

Meski bukan penyebab langsung dari jerawat, tapi pori-pori besar menjadi salah satu pemicu munculnya minyak berlebih yang membuat kulit wajah lebih mudah berjerawat. Debu, kotoran, dan sisa makeup juga lebih mudah terperangkap di pori-pori yang besar, dan jika tidak segera dibersihkan bisa memicu jerawat.

2. Mempengaruhi Penampilan

Pori-pori yang berukuran besar akan mudah terlihat, memengaruhi penampilan terutama ketika menggunakan make-up. Jika pori-pori tidak ditutup dengan primer, maka akan memperlihatkan kesan kulit yang tidak rata dan cracky.

3. Masalah Komedo

Selain memicu munculnya jerawat, pori-pori besar juga lebih rentan mengalami penyumbatan yang bisa memunculkan komedo, baik yang berjenis blackhead maupun whitehead.

Bagaimana Mengatasi Pori-Pori Besar?

Masalah pori-pori besar termasuk mudah untuk ditangani, Anda bisa mencoba beberapa jenis perawatan di bawah untuk mengatasi pori besar di wajah, terutama area T-zone!

1. Lakukan Double Cleansing

Double cleansing is a must! Jika Anda menggunakan makeup atau beraktivitas di ruang terbuka yang menyebabkan terpaparnya polusi, maka wajib melakukan double cleansing menggunakan micellar water dan facial wash. Hal ini akan membantu mengangkat kotoran sisa makeup dan debu-debu yang menempel di wajah, sehingga kulit wajah lebih bersih dan tidak meninggalkan sisa kotoran yang menyumbat pori-pori.

2. Gunakan Toner dan Moisturizer

Setelah kulit wajah dibersihkan, gunakan toner karena produk ini bisa membantu mengecilkan tampilan pori. Lalu, Anda bisa mengaplikasikan moisturizer untuk menghidrasi dan melembabkan kulit yang mampu mencegah produksi minyak berlebih. Perlu diingat, kulit yang kering cenderung memproduksi minyak lebih banyak sebagai respons alami tubuh.

3. Lakukan Eksfoliasi

Eksfoliasi berfungsi untuk mengangkat kotoran, komedo, sel kulit mati, dan minyak berlebih di wajah, sehingga membuat tampilan pori-pori tampak mengecil. Sebelum melakukan eksfoliasi, pastikan untuk memilih produk eksfoliasi yang cocok dan perhatikan waktu untuk melakukannya. Sebaiknya lakukan eksfoliasi setiap 1-2 minggu sekali agar kulit tidak iritasi.

4. Botox

Microbotox dan intradermal botox mampu mengatasi dan menyamarkan tampilan pori besar. Cairan botox akan disuntikkan ke permukaan/lapisan dangkal kulit untuk menghaluskan tekstur kulit, mengurangi minyak, dan mengencangkan kulit. Prosedur ini menjadi pilihan terbaik karena bukan termasuk prosedur invasif dan menawarkan sejumlah keuntungan, tidak hanya memperkecil pori-pori, tapi juga menyamarkan garis-garis halus di permukaan kulit.

5. Mikrodermabrasi

Selanjutnya ada mikrodermabrasi, prosedur minimal invasif ini terutama bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati, mengangkat minyak yang menyumbat, mencerahkan kulit yang kusam, merangsang produksi kolagen, dan mengecilkan pori-pori yang membesar. Mikrodermabrasi bekerja dengan menggunakan campuran kristal kecil untuk mengangkat lapisan atas/permukaan kulit. Perawatan ini akan membuat pori-pori tampak lebih halus dan tekstur kulit menjadi lebih baik.

6. Chemical Peeling

Terdapat berbagai jenis chemical peeling yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah pori-pori melebar, mulai dari yang ringan (superficial), hingga yang dalam (deep peeling). Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter kulit sebelum memilih jenis chemical peeling yang cocok untuk Anda. Perawatan ini bekerja dengan cara mengikis sel kulit mati dan kotoran yang menyumbat pada pori-pori, sehingga membuatnya lebih bersih dan tampak lebih halus.

Pada akhirnya, kunci untuk mengecilkan pori-pori yang membesar adalah menjaga kulit tetap bersih dan bebas dari sisa kotoran/makeup. Namun, jika Anda merasa kurang puas dengan perawatan rumahan untuk mengatasi masalah pori-pori ini, maka solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah mendatangi klinik kecantikan dan berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan treatment terbaik.

Salah satu perawatan terbaik yang bisa dilakukan untuk mengatasi pori-pori besar adalah botox. Prosedur ini membantu mengencangkan kulit dan menyamarkan tampilan pori tanpa risiko yang berat. Anda bisa melakukan botox untuk mengecilkan pori di Aesthica. Ditangani langsung oleh dokter spesialis kecantikan dan tenaga medis profesional, percayakan kulit sehat dan cantikmu bersama Aesthica. #MelawanWaktu

Referensi:

https://id.loccitane.com/blogs/provence-story/causes-of-large-pores?srsltid=AfmBOop9DJsJ6yo8eXohUq2Fv3lnWte_w_XGV1CkinYvhSyP6R2eXp_1

https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/nose-pores#takeaway