7 Cara Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata - Aesthica Clinic

Timeless Beauty

16 Februari 2026

7 Cara Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata

kerutan wajah

Seiring berjalannya waktu, kulit Anda akan kehilangan sebagian elastisitasnya. Salah satu area wajah yang paling sering terkena kerutan adalah bagian di bawah mata. Area ini, terutama area kelopak mata bawah, cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih dini karena memiliki kulit tipis dan pembuluh darah.

Kurangnya pengetahuan tentang cara menghilangkan atau mengatasi masalah kerutan di bawah mata, membuat orang berpikir bahwa mendapatkan kulit kencang terasa seperti hal yang sama sekali tidak mungkin. Padahal ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerutan dan garis halus di area mata. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Cara Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata

Kulit di bawah mata sangat halus dan rentan, sehingga kerutan lebih mudah muncul dibanding bagian wajah lainnya. Sangat penting untuk merawat area ini dengan hati-hati, menjaganya tetap ternutrisi dan tetap lembap. Namun, jika garis-garis halus dan kerutan sudah terlanjur muncul, jangan khawatir, masih ada cara yang bisa dilakukan, mulai dari hal-hal yang bisa dicoba di rumah, hingga perawatan di klinik kecantikan.

1 Gunakan Eye Cream

Krim mata atau eye cream biasanya terbuat dari komposisi bahan yang mengandung botani dan peptida, membantu meningkatkan kolagen. Akan lebih baik jika eye cream Anda berlabel hypoallergenic dan mengandung retinol, vitamin C, dan asam hialuronat.

Gunakan eye cream setidaknya dua kali sehari di area paling sensitif di bawah mata. Kemudian lanjut dengan mengoleskan tabir surya atau sunscreen untuk melindungi kulitmu dari sinar UV.

2 Masker Pepaya

Sepotong buah pepaya yang dihancurkan hingga halus ternyata bisa menjadi bahan alami untuk menghilangkan kerutan di bawah mata. Pepaya mengandung vitamin A, E, C, dan asam malat yang berfungsi sebagai antioksidan alami dan bisa merangsang produksi kolagen pada kulit. Caranya cukup sederhana, yaitu:

  • Haluskan buah pepaya yang sudah matang sempurna, tambahkan dengan sedikit madu
  • Jika sudah berbentuk seperti pasta masker kental, kemudian oleskan ke area bawah mata
  • Diamkan selama 10-15 menit hingga mengering
  • Bilas hingga bersih, lalu oleskan pelembab agar hasilnya lebih optimal

3 Minyak Zaitun

Minyak zaitun atau olive oil bisa jadi salah satu opsi untuk menghilangkan kerutan secara alami.

Kandungan vitamin E, antioksidan, dan asam oleat sangat berfungsi untuk menjaga kulit tetap elastis dan lembab.

4 Eksfoliasi di Bagian Bawah Mata

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel-sel kulit mati untuk mencerahkan dan mengencangkan kulit. Gentle exfoliation bisa mendorong pertumbuhan sel baru di kulit bawah mata. Namun, perlu diperhatikan ketika akan melakukan eksfoliasi, pastikan Anda memilih skincare yang tepat dan pertimbangkan jadwal eksfoliasi yang diterapkan. Jika Anda ingin hasil penetrasi yang lebih dalam, maka bisa lakukan prosedur chemical peeling.

5 Suntik Botox

Treatment yang satu ini sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat dan terbukti efektif mengurangi kerutan, baik di bagian bawah mata maupun di area wajah lainnya. Dalam hal ini cairan botox akan disuntikkan tepat di bagian bawah kelopak mata. Namun, perlu diketahui bahwa botox tidak mengisi bagian lengkung keriput seperti filler. Sebaliknya, botox melumpuhkan sementara otot yang menyebabkan kerutan, sehingga akan terlihat lebih rata dan kencang. Prosedur ini bisa bertahan untuk mengatasi kerutan selama 3-6 bulan. Setelah efeknya memudar, otot akan kembali berkontraksi dan kerutan akan muncul kembali. Selebihnya, Anda perlu retouch botox agar bisa kembali tampil awet muda.

6 Blepharoplasty Non-bedah

Selama ini, orang-orang mungkin cukup ragu untuk melakukan prosedur blepharoplasty bedah karena masa rehabilitasinya yang panjang dan risiko komplikasi yang tinggi. Namun, kini Anda tidak perlu khawatir, blepharoplasty non-bedah menjadi pelopor dan pilihan populer bagi Anda yang ingin meremajakan area di bawah mata, tanpa risiko dan waktu pemulihan yang lama. Prosedur ini dapat menghilangkan ptosis, kantung mata, memar di bawah mata, dan menghaluskan kerutan tanpa operasi.

7 Laser Resurfacing

Laser skin resurfacing adalah prosedur perawatan kulit yang bertujuan untuk mengurangi keriput, juga noda akibat penuaan dan bekas jerawat. Prosedur ini membantu mengangkat lapisan kulit paling atas (epidermis) dan merangsang produksi kolagen dan elastin baru di lapisan dermis. Masa pemulihannya juga cukup singkat 1-2 minggu. Hasilnya, kulit terlihat lebih kencang, awet muda, dan halus.

Penyebab Kerutan di Bawah Mata

Selain karena faktor usia, kerutan di bagian bawah mata juga bisa terjadi karena berbagai faktor yang membuat garis halus dan kerutan muncul lebih dini. Berikut beberapa penyebabnya yang perlu diketahui!

1. Paparan Sinar UV

Sinar UV yang secara terus menerus menerpa kulit, lama kelamaan akan mampu memecah jaringan ikat kulit (kolagen dan elastin). Jika kulit mulai kehilangan jaringan tersebut, ia akan kehilangan elastisitasnya dan akan memunculkan kerutan di bawah mata. 

2. Terlalu Ekspresif

Orang terkadang tidak bisa mengontrol ekspresi mereka, baik saat sedang senang maupun sedih. Ekspresi yang ditampilkan secara berlebih bisa memicu kerutan. Misalnya, tertawa terlalu kencang hingga menyipitkan mata dan menaikkan pipi. Atau ketika terlalu lama menangis karena sedih, otot di bawah mata ikut tertarik ke atas. 

Tanpa disadari, ekspresi yang berulang ini bisa membentuk garis-garis halus yang lambat laun menjadi kerutan. Hal ini dikarenakan setiap otot wajah digerakkan, akan membentuk lekukan di bawah permukaan kulit. Lama kelamaan, lekukan itu akan menjadi kerutan permanen.

3. Kebiasaan Merokok

Merokok atau mungkin yang lebih hype, yaitu vape adalah salah satu penyebab kerutan di bawah mata yang cukup signifikan. Perokok aktif tidak hanya memengaruhi paru-paru dan jantung, tapi juga kesehatan kulit. Bahan kimia yang terkandung dalam asap rokok perlahan-lahan akan merusak kolagen elastin kulit, dua komponen penting yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, kulit Anda akan lebih cepat mengalami penuaan dini, terutama di area yang paling tipis seperti bawah mata.

4. Stres

Stres yang tidak dikelola dengan baik bisa menjadi penyebab kerutan. Ketika seseorang merasa stres, tubuh mereka akan mengeluarkan hormon kortisol dengan jumlah yang lebih banyak. Hormon ini menyebabkan perpecahan sel-sel kulit yang pada gilirannya akan menimbulkan garis-garis halus atau kerutan. 

5. Kurang Waktu Istirahat

Kekurangan tidur dan begadang bisa membuat mata lelah. Ketika tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, sirkulasi darah melambat, menyebabkan penumpukan cairan di bawah mata  dan memicu terbentuknya kantung mata. Area bawah mata pun terlihat sayu, bengkak, dan kehilangan elastisitasnya. 

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini memicu munculnya garis-garis halus karena regenerasi kulit yang terganggu. Efek dari begadang juga bisa berpengaruh pada kondisi kulit, seperti kulit terlihat lebih tua, berjerawat, dan kusam. Tidur cukup bukan hanya soal energi, tapi juga salah satu bentuk perawatan kulit paling dasar yang sering diabaikan.

Kesimpulan

Itulah beberapa cara untuk menghilangkan kerutan di bawah area mata. Selain fokus pada cara-cara untuk mengatasinya, Anda juga bisa mencari penyebab utamanya kemudian bisa memulai untuk melakukan cara pencegahannya agar kerutan di wajah tidak semakin menjadi. 

Meski demikian, ada beberapa penyebab yang memang tak bisa terelakkan dan tidak bisa dicegah, yaitu penuaan, sebagai proses alami dalam siklus hidup. Untuk mengatasinya, Anda mungkin bisa mencoba treatment botox terpercaya di Aesthica. Ditangani langsung oleh dokter kecantikan profesional yang berpengalaman di bidangnya, percayakan kulit awet muda Anda pada kami! Booking treatment sekarang dan bersiap #MelawanWaktu untuk mendapatkan cantikmu.